Archive Pages Design$type=blogging$count=7

Privilese Dan Lingkaran Setan, Karya Angelica Rut

PRIVILESE DAN LINGKARAN SETAN Oleh : Angelica Rut , kelas 4 SD Negeri 060843 Medan. 3 tahun lalu “Angel, tolong kamu ajarin teman-tem...

PRIVILESE DAN LINGKARAN SETAN
Oleh : Angelica Rut ,
kelas 4 SD Negeri 060843 Medan.

3 tahun lalu
“Angel, tolong kamu ajarin teman-temanmu membaca dulu. Ibu ada rapat sebentar,” perintah Bu Guru padaku. Aku mengiyakan. Sudah hampir setahun sekolah kok belum bisa baca sih? Bodoh sekali mereka ini. Tak masalah sih mengajari mereka, namun yang tak habis pikir, mengapa mereka sebodoh itu? Aku bahkan sudah fasih membaca sebelum SD. “Angel, tolong ajarin, dong. Kamu kan pinter ranking 1 di kelas,” mohon Agnes. “Asal kamu tekun belajar, bisa kok,” aku mencoba menyemangati. “Wah Angel, kamu kok bisa pintar, sih? Jago matematika, jago membaca, tulisanmu juga paling rapi di kelas,” puji sahabatku, Rara, yang ikut menemaniku mengajari teman-temanku yang belum bisa membaca. “Kuncinya kerja keras, teman-teman. Pulang sekolah, aku mengulang pelajaran atau belajar materi yang akan diajarkan besoknya. Capek sih. Kadang-kadang bosan, apalagi kalau aku lagi gak nyambung, mamaku bisa galak banget. Ya iyalah, belajar kan perjuangan, mana ada enaknya!” tuturku.

Aku dapat merasakan tatapan kagum teman-temanku. Rasanya menyenangkan sekali ya menjadi pintar dan dikagumi. Mendapatkan pengakuan dari sekitarku membuat kerja kerasku lunas terbayar. “Wah, kamu enak ya di rumah bisa belajar dan diajari mamamu,” Agnes merengut. “Enak? Enak apanya? Belajar itu ga enak, hasilnya yang enak!” sanggahku bingung. “Iya, Ngel. Kalo aku sih ga bisa. Ibu dan ayahku pulang ke rumah udah malam. Ibuku habis bersih-bersih di rumah tetangga sudah kecapean, ayahku apalagi... abis narik langsung tidur.

Boro-boro diajarin, ngobrol aja belum tentu,” lanjutnya lagi. Aku terhenyak. “Oi, Angel! Jangan ngelamun, ayo ajarin mereka lagi!” sentak Rara. * “Bu Guru, gimana sih caranya jadi orang kaya?” tanyaku ke Bu Guru yang sedang merapikan mejanya usai pulang sekolah. Dia tertawa kecil. “Umm, belajar dan sekolah setinggi-tingginya? Kamu mengharapkan itu jawabannya, kan?” Bu Guru bertanya balik padaku. “Ya, tentu saja, Bu. Pemalas mana bisa jadi kaya!” “Hahaha, jawabanmu benar hanya setengahnya. Dunia ga sesimpel itu, sayang.

Kalau kerja keras saja cukup, udah indah banget dunia ini.” “Kamu tau Bill Gates, orang terkaya sedunia? Hartanya ga akan habis-habis sampai generasi ketujuh! Keturunannya ongkang-ongkang kaki saja, uangnya tetap berjibun di mana-mana!” lanjutnya. “Tapi kan Bill Gates bisa kaya karena dia uda kerja keras,” aku cemberut.

 “Angel, menurutmu bersih-bersih rumah, nyuci, dan masak itu ga capek?” “Hih, capek banget. Mendingan belajar deh!” “Itu kamu tahu sendiri jawabannya. Kamu kira tukang bangunan dan pembantu rumah tangga itu ga banting tulang? Dari pagi sampe pagi mereka kerja, tahu!” “Tapi mereka kan kerjanya gitu...” “Karena mereka malas? Coba kamu cari tahu, waktu kecil mereka ngapain. Punya uang ga buat sekolah? Punya waktu ga buat belajar? Jangan-jangan mereka harus bantuin orang tuanya. Boro-boro mereka sekolah, makan dan tidur cukup aja uda bersyukur,” potong Bu Guru.

“Kasus pertama itu namanya privilese. Ingat baik-baik, pri-vi-le-se. Belajar memang capek. Bener. Tapi, kamu harus tahu ga semua orang punya kesempatan buat belajar. Ada yang ga punya uang, ada yang ga ngajarin, ada yang ga punya waktu. Orang pintar bisa pintar bukan hanya karena kerja keras mereka, tapi karena mereka ada kesempatan. Apakah privilese itu jahat? Enggak. Punya privilese bukanlah sesuatu yang salah, kok.

Tapi ingat, privilese itu bisa ada karena struktur dan sistem yang salah, diteruskan dari generasi ke generasi.” “Kasus kedua namanya lingkaran setan. Kenapa orang miskin? Karena dia ga sekolah. Kenapa dia ga sekolah? Karena dia miskin. Gimana dong berhentiin lingkaran setannya? Makanya pemerintah menggratiskan biaya sekolah sekarang, banyak-banyakin beasiswa. Tujuannya satu, untuk memotong siklus lingkaran setan itu,” lanjut Bu Guru lagi. “Berarti Bu, semua orang tidak selalu mendapatkan apa yang ia pantas dapatkan, dong?” Bu Guru hanya tersenyum. Aku dulu percaya belajar akan membuat kita ke posisi istimewa. Namun, bagaimana jika keadaan tak mengizinkanmu belajar? Aku masih mencari jawabnya.

#LombaMenulis #CeritaKerenSekolahku #SMPITalibrahGresik #SekolahBintang

COMMENTS

Name

Berita Cermin Edusiana Event informasi Karya Siswa Konsultasi Parenting Populer Prestasi
false
ltr
item
Official Sekolah Indonesia: Privilese Dan Lingkaran Setan, Karya Angelica Rut
Privilese Dan Lingkaran Setan, Karya Angelica Rut
https://1.bp.blogspot.com/-blNDu_aVg04/WLV6FaQUevI/AAAAAAAAAjc/diIvlNFomTs6M_AOgwj8DuxTFxhaGJBQQCLcB/s320/SD%2BNegeri%2B060843%2BMedan..jpg
https://1.bp.blogspot.com/-blNDu_aVg04/WLV6FaQUevI/AAAAAAAAAjc/diIvlNFomTs6M_AOgwj8DuxTFxhaGJBQQCLcB/s72-c/SD%2BNegeri%2B060843%2BMedan..jpg
Official Sekolah Indonesia
http://www.sekolahindonesia.id/2017/02/privilese-dan-lingkaran-setan-karya.html
http://www.sekolahindonesia.id/
http://www.sekolahindonesia.id/
http://www.sekolahindonesia.id/2017/02/privilese-dan-lingkaran-setan-karya.html
true
4309508905467340601
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock